Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Investasi Reksadana Syariah untuk Pemula dan Keuntungannya

 Ada banyak jenis reksa dana syariah yang tersedia, dan masing-masing memiliki fitur yang berbeda. Beberapa reksa dana dirancang untuk membantu Muslim menghemat uang, sementara yang lain dirancang untuk membantu Muslim menginvestasikan uang mereka.

Dalam Islam terdapat perbedaan pendapat tentang boleh tidaknya produk investasi (mubah). Beberapa orang percaya bahwa mereka diizinkan, sementara yang lain percaya bahwa mereka tidak diizinkan. Namun, ada juga produk syariah yang diperbolehkan, seperti reksa dana syariah. Bagi yang ingin syariah maka investasi reksadana syariah bagi pemula saat ini sangat dicari.


Kami akan berbicara tentang reksa dana secara lebih rinci. Reksa dana adalah jenis investasi yang memungkinkan orang mengumpulkan uang mereka bersama dan berinvestasi dalam berbagai jenis sekuritas. Ini dapat bermanfaat bagi orang yang ingin menginvestasikan uang mereka dengan berbagai cara berbeda, dan juga dapat memberikan stabilitas investasi. Kami akan berbicara lebih banyak tentang produk ini di masa mendatang.

Pengertian Reksadana Syariah dan Hukum Berinvestasi

Reksa dana syariah adalah jenis investasi yang dikelola sesuai dengan hukum syariah. Ini berarti investasi dana akan mencakup hal-hal seperti obligasi, saham, dan sukuk.

Produk syariah yang satu ini dijamin sesuai dengan syariat Islam. Hal ini karena manajer investasi tidak diperbolehkan memilih instrumen investasi yang melanggar syariat Islam.

Reksa dana menggunakan akad mudharabah, artinya uang investor selalu aman. Artinya, semua pertukaran uang antara dana dan investor terjadi tanpa mengurangi hak investor atas modal.

Pendirian reksa dana diperbolehkan berdasarkan hukum syariah berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 20/DSN-MUI/IV/2001 adalah mubah (diperbolehkan).

Sistem Pengelolaan Reksadana Syariah

Ada dua cara berbeda untuk mengelola dana syariah - sistem wakalah dan sistem mudarabah. Sistem wakalah lebih umum, dimana pengelola dana berkoordinasi dengan investor. Sistem mudarabah lebih berisiko dan memungkinkan investor untuk langsung berinvestasi dalam dana tersebut.

Sistem Wakalah

Wakalah adalah cara mendelegasikan kekuasaan kepada seseorang sehingga mereka dapat melakukan sesuatu atas nama orang lain. Misalnya, ketika pemilik perusahaan mempercayakan uangnya kepada manajer investasi, wakalahlah yang memungkinkan manajer tersebut bertindak atas nama mereka.

Orang yang memiliki kekuasaan dalam wakalah (suatu bentuk pemerintahan) harus amanah, amanah, dan menjaga dengan baik harta milik pemilik modal.

Sistem Mudarabah

Sistem mudarabah adalah cara di mana orang-orang yang memiliki uang (pemilik modal) dan orang-orang yang membuat keputusan tentang bagaimana menginvestasikan uang itu (manajer investasi) saling berbagi keuntungan dari pekerjaan masing-masing. Ini berarti bahwa kedua kelompok memiliki suara tentang bagaimana uang itu digunakan, dan tidak ada pihak yang dapat mendominasi yang lain secara tidak adil.

Tidak ada batas waktu tertentu kapan keuntungan akan dicapai. Jika nilai investasi turun, Anda dan perusahaan investasi ikut menanggung kerugian.

Manajer investasi bertanggung jawab untuk berusaha membuat investasi lebih bernilai dari waktu ke waktu, sedangkan pemilik modal (Anda atau orang lain) harus bersabar dan menunggu investasi tersebut meningkat nilainya.

Keuntungan Reksadana Syariah Bagi Investor

Ada beberapa keuntungan berinvestasi di reksa dana syariah. Misalnya, Anda bisa mendapatkan akses ke sekuritas berkualitas tinggi yang cocok untuk orang dari semua agama. Selain itu, dana ini biasanya sangat aman dan stabil, yang menjadikannya pilihan tepat bagi orang-orang yang mengkhawatirkan uang mereka.

1. Dijamin Halal Sampai Akhir

Reksa dana syariah memiliki jaminan bahwa investasinya akan selalu halal (halal). Jika manajer investasi dipaksa untuk melakukan transaksi non-halal, mereka harus melalui proses pembersihan untuk memastikan bahwa mereka mengikuti hukum Islam.

Cleansing adalah proses membersihkan uang yang telah disumbangkan untuk amal. Ini adalah sesuatu yang perlu diketahui oleh manajer investasi dan pemilik modal, tanpa batasan apa pun.

2. Diawasi Dua Lembaga Sekaligus

Reksa dana syariah memiliki dua langkah pengamanan - OJK (Kantor Pengontrol Gabungan Rekening) memantau penipuan, dan DPS (Deputi Kantor Kejaksaan) memeriksa apakah investasi sesuai dengan hukum Islam.

3. Adanya Kesetaraan Hak Antara Pemilik Modal dan Manajer Investasi

Reksa dana jenis syariah membagi keuntungan berdasarkan seberapa banyak masing-masing mitra bersedia berkontribusi. Pemilik modal (orang yang memasukkan uang ke dalam dana) dan manajer investasi (orang yang mengelola dana) sama-sama mendapatkan bagian dari keuntungan, tergantung berapa banyak yang bersedia diberikan masing-masing.

Ketika seseorang kehilangan uang, baik orang yang memiliki uang (modal) maupun orang yang mengelola uang (manajer investasi) bertanggung jawab. Manajer investasi mencoba menghasilkan uang dengan berinvestasi pada hal-hal yang akan menghasilkan uang, dan pemilik modal dengan sabar menunggu manajer menghasilkan keuntungan.

4. Ada Banyak Pilihan Produk Reksadana Syariah

Reksa dana adalah cara untuk menginvestasikan uang dalam bentuk saham, obligasi, dan investasi lainnya. Ada empat jenis reksa dana konvensional, namun jenis reksa dana syariah lebih banyak lagi.

Ada banyak jenis reksa dana syariah, antara lain reksa dana pasar uang, saham, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, reksa dana terproteksi, reksa dana indeks, reksa dana kontrak, reksa dana efek luar negeri, reksa dana sukuk, dan Reksa Dana Kolektif (dana KIK). ).

5. Punya Prospek Market Cap yang Bagus

Kapitalisasi pasar adalah ukuran berapa banyak uang yang dimiliki organisasi untuk dijual di pasar terbuka, dan ini memengaruhi berapa banyak uang yang dapat dikumpulkan perusahaan dalam investasi baru dan berapa banyak uang yang dapat dikembalikan kepada pemegang sahamnya.

Reksa dana syariah memiliki berbagai jenis investasi, sehingga manajer investasi dapat menempatkan dananya dengan berbagai cara, jangka pendek atau jangka panjang.

Reksa dana syariah lebih menguntungkan dibandingkan jenis reksa dana lainnya, karena menawarkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi.

6. Kinerja Reksadana Lebih Stabil

Reksa dana syariah populer karena cenderung memiliki tingkat pertumbuhan yang stabil dan biasanya menguntungkan. Ini adalah kabar baik bagi investor moderat yang ingin tetap berpegang pada investasi yang lebih aman.

7. Menerima Investor dari Agama Apapun

Ada reksa dana bernama Syariah yang menerima investor dari seluruh negeri. Siapa pun yang tertarik untuk berinvestasi dalam dana ini dapat mendaftar.

Reksa dana syariah berbeda dengan reksa dana lainnya, namun nilai dan manfaatnya sama dengan reksa dana lainnya.

Cara Investasi Reksadana Syariah Bagi Pemula

Dilansir dari ocbcnisp.com untuk berinvestasi di reksa dana syariah, Anda perlu mengikuti beberapa langkah dasar. Pertama, Anda perlu meneliti berbagai jenis reksa dana syariah yang tersedia. Kemudian, Anda perlu memilih dana yang tepat untuk kebutuhan Anda. Terakhir, Anda perlu menginvestasikan uang Anda ke reksa dana dan tetap mengetahui kinerjanya.

Siapkan Dokumen untuk Buka Rekening

Untuk berinvestasi di reksa dana syariah, Anda perlu membuat dokumen untuk membuka rekening, seperti KTP (KTP) atau kartu SIM dan NPWP (nomor pensiun nasional). Kemudian, Anda dapat menghubungi manajer investasi atau agen reksa dana yang Anda pilih.

Memilih Manajer Investasi/APERD

Untuk berinvestasi di reksa dana syariah, Anda harus memilih manajer investasi dan Agen Penjual Reksa Dana yang terpercaya.

Saat ini sebagian besar bank di Indonesia memiliki manajer investasi sendiri. Jadi Anda bisa memulai dengan menghubungi bank kepercayaan Anda terlebih dahulu.

Cari Daftar Efek Syariah Resmi Dari OJK

Hal berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah melihat daftar efek syariah di situs resmi OJK. Ini adalah sekuritas yang didasarkan pada hukum Islam.

Sebelum Anda menandatangani kontrak, Anda harus memastikan reksa dana yang direkomendasikan manajer investasi Anda termasuk dalam Jurnal Resmi Kuwait. Ini akan membantu memastikan Anda mendapatkan pengembalian yang baik atas investasi Anda.

Akad dengan Manajer Investasi

Setelah menyepakati berapa banyak uang yang akan dihasilkan perusahaan dari investasinya, perusahaan dan manajer investasi akan menandatangani dua kontrak. Akad pertama disebut akad “wakalah”, yang digunakan untuk menyepakati keuntungan. Akad kedua disebut akad "mudharabah", yang digunakan untuk menyepakati berapa besar uang yang akan diterima manajer investasi. Pemilik modal dan manajer investasi perlu menyepakati hal ini juga, sebelum kontrak dapat ditandatangani.

Lakukan Pembelian Reksadana Syariah

Ada dua cara untuk menginvestasikan uang Anda: Anda dapat membeli reksa dana sendiri atau meminta manajer investasi untuk melakukannya untuk Anda.

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut cara membeli reksa dana sendiri, Anda dapat menggunakan dashboard reksa dana syariah online yang disediakan oleh manajer investasi Anda.

Monitor Perkembangan Reksadana yang Sudah Dibeli

Reksa dana bergerak sedikit, tetapi Anda masih perlu memeriksa nilainya untuk memastikannya masih aman.

Untuk melacak kemajuan uang Anda, Anda dapat memeriksa akun Anda secara online sesering mungkin. Jika Anda ingin berinvestasi dalam sesuatu, tambahkan tabungan Anda dan pilih di mana Anda ingin menaruh uang Anda.

Posting Komentar untuk "Cara Investasi Reksadana Syariah untuk Pemula dan Keuntungannya"